Ayo cari tiket pesawat murah pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu

Tipssekitar.xyz, Jakarta: pemerintah, melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, maskapai penerbangan dan manajer bandara, sepakat untuk menyediakan tiket pesawat murah khusus untuk maskapai berbiaya rendah atau low cost airlines (LCC) untuk beberapa penerbangan. Perjanjian ini merupakan solusi dari tingginya harga tiket pesawat yang telah terjadi sejak akhir tahun lalu.

Sekretaris Ekonomi Susiwijono Moegiarso mengatakan bahwa maskapai Citilink setuju untuk menjual tiket pesawat murah hingga 62 penerbangan per hari setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu mulai pukul 10:00 hingga 14:00 WIB, menyiapkan 3.348 kursi.

Sedangkan untuk Lion Air Group, maskapai ini akan menawarkan 146 penerbangan per hari pada waktu dan waktu tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah melalui persiapan 8.278 kursi. Total kursi yang disediakan oleh kedua maskapai dalam satu hari adalah 11.626 kursi.

"Jadi, ada 62 penerbangan Citilink dan 146 penerbangan Lion Air yang kami persembahkan per hari untuk menawarkan penerbangan berbiaya rendah dengan pengurangan 50% dari TBA menjadi 30% dari alokasi," katanya Senin, 8 Juli 2019.

Susiwijono mengatakan kebijakan itu sendiri akan efektif pada Kamis, 11 Juli. Sebab, kedua maskapai masih perlu melakukan penyesuaian terhadap sistem yang akan diterapkan nanti.

"Kenapa? Karena penyesuaian tiket pesawat dalam sistem memerlukan sekitar 2 hingga 3 hari, karena besok pengumuman akan Kamis Kamis dan Sabtu, dan akan efektif mulai Kamis, 11 Juli 2019," jelasnya. .

Rute Penerbangan Belum Diputuskan
Meski begitu, pemerintah dan maskapai itu sendiri tidak bisa memutuskan rute penerbangan mana yang akan disesuaikan. Karena informasi tentang rute penerbangan akan dikirimkan lagi pada rapat koordinasi tindak lanjut, Kamis depan.

"Pertanyaannya adalah rute penerbangan mana, kami akan menjelaskan 62 penerbangan ke mana saja, serta ke Lion, kami akan detailkan secara detail sebelum diundangkan pada Kamis," katanya.

Dia menambahkan bahwa kebijakan ini akan dilakukan bersama oleh Kementerian Transportasi, Kementerian BUMN, dan Koordinator Ekonomi Kementerian. Ketiganya akan memantau bersama dan melakukan evaluasi menyeluruh.

"Untuk memantau implementasi kebijakan ini, dalam implementasinya, kami akan secara berkala sepakat bahwa pertemuan pemantauan dan evaluasi akan diadakan," pungkasnya.

Pemerintah Tak Paksa AirAsia Turunkan Tiket Pesawat
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengungkapkan alasan mengapa AirAsia tidak terlibat dalam menurunkan harga tiket pesawat untuk maskapai berbiaya rendah (LCC). Sejauh ini, hanya Lion Air dan Citilink yang akan melakukan penyesuaian tarif 50 persen dari Batas Atas Batas (TBA).

Menteri Koordinator, Darmin, mengatakan bahwa AirAsia masih memiliki harga yang jauh lebih murah daripada Lion Air Group dan Citilink. Karena itu, ini bukan tentang maskapai Malaysia.

"Dia tidak mengklaim sebanyak Citilink atau Lion, tetapi dia sudah memiliki kurang dari 50 persen, jadi tidak masuk akal untuk bergabung dengannya," katanya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Meski begitu, tim Anda akan mencari maskapai AirAsia untuk terus memberikan tarif di bawah 50 persen dari TBA.

"Ya, kami baru saja mengatakan jangan memasukkan 50. Karena sudah di bawah itu, nanti karena tidak seperti itu, saya ingin mengambil keuntungan dari 50 sekarang, kami mengingatkan Anda, kami tidak bisa," katanya.

Sumber/liputan6.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel