Begini Nasib 'HP' Black Market pada e-Commerce Saat Menghadapi Aturan IMEI

Tipssekitar- Perdagangan elektronik dianggap sebagai tempat berlindung bagi peredaran BM HP. Hal ini diungkapkan oleh pengamat gadget Harry SW dan kepala humas, ASUS Indonesia Muhammad Firman.


"Hanya individu yang tinggal di rumah sekarang yang bisa menjadi penyelundup," jelasnya ketika dihubungi melalui SMS beberapa waktu lalu (1/24).

Sementara itu, menurut Herry, penyelundupan ponsel ilegal adalah karena perlindungan orang-orang kuat.

"Diketahui bahwa banyak pemain ponsel BM memiliki dukungan kuat, sehingga bisnisnya masih ada sejauh ini, pada kenyataannya, ada koperasi" koperasi "tertentu yang diketahui terkait dengan ponsel BM tertentu," katanya. Herry ke CNNIndonesia.com melalui pesan singkat. (1/23).

Di sisi lain, dikatakan juga bahwa perdagangan elektronik di luar negeri menjadi penyebab maraknya peredaran ilegal di negara tersebut. Menurut Janu Suryanto, Direktur Industri Industri Telematika dan Telematika, kehadiran penjualan cepat atau penjualan cepat di luar negeri juga digunakan untuk menjadi tempat mendapatkan produk murah bagi penyelundup.

"Penjualan mendadak sangat besar bagi Alibaba, para pengusaha membeli dan menyelundup, [...] perbedaan antara 2-3 juta," jelasnya ketika dia bertemu di kantornya (24/1).

Menanggapi situasi ini, Shopee dan Tokopedia mengatakan mereka telah mengambil serangkaian langkah ketika aturan ini diterapkan.

Keduanya mengatakan mereka akan mengikuti aturan validasi IMEI dan mengatakan mereka telah secara aktif memblokir produk ilegal jauh sebelum aturan IMEI diumumkan.

Penyelundup HP BM dalam e-commerce dapat dilaporkan
Wakil presiden komunikasi korporat Tokopedia Nuraini Razak mengatakan dia aktif dalam menegakkan hukum di atas platform. Meskipun Tokopedia adalah platform perdagangan online tempat penjual mengunggah produk penjualan mereka sendiri (konten yang dibuat pengguna dari UGC), ada kebijakan terhadap penjual produk ilegal.

Nuraini mengatakan bahwa Tokopedia memiliki kebijakan mengenai produk apa pun yang dapat dipasarkan dan yang dapat diakses di https://www.tokopedia.com/terms.pl#item.

"Tim kami selalu secara berkala memantau produk di platform kami dan bertindak atas produk yang melanggar aturan penggunaan platform Tokopedia dan undang-undang yang berlaku di Indonesia sesuai dengan prosedur," kata Nuraini.

Selain itu, jika pengguna menemukan penjual barang ilegal, pedagang dapat dilaporkan ke Tokopedia. Cara untuk menginformasikan dapat dilihat di https://www.tokopedia.com/help/products- melanggar ketentuan.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Hubungan dengan Pemerintah Indonesia, Shopee, Radityo Triatmojo menjelaskan bahwa Shopee selalu memastikan bahwa produk yang beredar di platform sesuai dengan aturan.

"Di Shopee, ada divisi Quality Control yang akan memastikan bahwa semua barang yang dijual memenuhi standar Indonesia," kata Radityo ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (18/6).

Namun, Radityo mengakui bahwa masih ada kesalahan dalam pelaksanaan pengawasan produk. Terutama untuk implementasi aturan IMEI yang akan memblokir ponsel ilegal.

"Tentu saja, dalam eksekusi masih ada ketidaksempurnaan dalam satu, dua kasus. Tapi sudah ada mekanisme khusus untuk menanganinya. Selain itu, aturan IMEI baru saja diterapkan," kata Radityo.

Sebelumnya, Asosiasi Perdagangan Elektronik Indonesia (IDEA) telah menyebutkan bahwa sangat mungkin bagi anggotanya untuk memblokir mitra bisnis yang menjual ponsel ilegal di platform e-commerce.

"Kalau aturan Kementerian Perdagangan tidak memungkinkan kita untuk menghilangkannya. Dan harus ada merek yang mengusulkan dan kita sudah punya aturan itu," kata Bima saat ditemui di Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (9/7).

Sumber/cnnindonesia.com/(jnp / ex)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel